MENGENAL ASTAXANTHIN UNTUK KESEHATAN HEWAN PELIHARAAN

Apa itu Astaxanthin ?

Astaxanthin merupakan salah satu jenis antioksidan dan juga bahan kimia alami. Astaxanthin adalah golongan karotenoid xantofil termasuk senyawa antioksidan. Dalam artikel ilmiah yang ditulis oleh Salim, et al. (2016), menyatakan bahwa aktivitas antioksidan astaxanthin 550 kali lebih tinggi daripada vitamin E, dan 11 kali lebih baik dibandingkan betakaroten. Sumber astaxanthin hampir semuanya terdapat pada hewan aquatik, seperti ikan salmon, ikan air tawar dan air laut yang berwarna merah, udang, kepiting dan lobster. Pada tumbuhan astaxanthin terdapat dalam sayuran yang mengandung karotenoid seperti wortel dan tomat.

 

Manfaat dan Potensi Astaxanthin ?

Sering kita mendengar, astaxanthin mempunyai aktivitas antioksidan ampuh yang dapat membantu mempertahankan kesehatan tubuh baik manusia ataupun hewan peliharaan. Antioksidan merupakan suatu senyawa yang berperan dalam menunda, memperlambat dan mencegah terjadinya proses oksidasi lipid oleh reaksi radikal bebas. Menurut Supari (1996), aktifitas lingkungan yang dapat memunculkan radikal bebas antara lain radiasi, polusi, asap rokok, makanan, minuman, ozon dan pestisida.

Berikut beberapa potensi astaxanthin dalam dunia kesehatan :

 

  • Dalam berbagai penelitian menunjukkan astaxanthin memiliki aktifitas antikanker pada mamalia (Nishino et al., 2002; Hix et al., 2005).
  • Meskipun tidak memiliki aktifitas pro vitamin A, astaxanthin terbukti meningkatkan respon imun antitumor dengan menghambat peroksidasi lipid yang diinduksi oleh stres oksidatif (Kurihara et al., 2002).
  • Studi yang dilakukan dengan menggunakan tikus manunjukan bahwa astaxanthin dapat melewati sawar darah (blood brain barrier), yaitu suatu lapisan yang menyerupai ubin yang rapat terdiri atas sel yang disebut sel astrosit dan sel endotel yang membuat perisai biologis dan dapat menjadi antioksidan yang mencegah oksidasi di daerah tersebut (Tso dan Lam, 1996). Dengan kemampuan tersebut, astaxanthin dapat digunakan untuk menangani berbagai penyakit neurodegenaratif. Salah satu contoh penyakit neurodegeneratif pada hewan peliharaan adalah neuropati diabetik (komplikasi umum dari diabetes). Neuropati diabetik sangat mempengaruhi kondisi saraf yang berfungsi untuk mengatur organ vital. Diabetes mampu merusak saraf dari kaki dan Keadaan ini dapat menyebabkan gatal-gatal, mati rasa, rasa terbakar, atau nyeri yang biasanya mulai dari ujung jari kaki atau tangan dan secara bertahap menyebar ke daerah lain. Sebagai contoh pada hewan peliharaan yaitu kucing, apabila mengalami berbagai komplikasi tersebut akan memiliki gejala salah satunya ketika kucing berdiri atau berjalan akan menggunakan bagian betis yang bersentuhan dengan tanah.

Astaxanthin merupakan salah satu komposisi utama dalam WOOKU-WOOKU dengan berbagai macam manfaat kesehatan untuk hewan peliharaan anda.

WookuWooku For Cats

Beli Sekarang